Dipol Moment From 326th Page From 10th Chapter : Chemistry Bond II : Molecul Geometry and Hibriditation Atom Orbital
10.13. Definisikan momen dipol . Apa satuan dan lambang untuk momen dipol ?
Jawab : Momen dipol adalah ukuran kuantitatif kepolaran ikatan (dipole moment) dan momen dipol biasanya dinyatakan dalam satuan debye (D)
10.14. Apa hubungan antara momen dipol dan momen ikatan?Bagaimana kemungkinannya suatu molekul memiliki momen ikatan tetapi bersifat nonpolar?
Jawab: Momen dipol yang terukur sama dengan jumlah vektor momen - momen ikatan. Kemungkinannya karena molekul - molekul ini tidak memiliki momen dipol.
10.15. Jelaskan mengapa suatu atom tidak dapat memiliki momen dipol yang permanen?
Jawab: Karena momen dipol yang terukur memiliki nilai dan arah yang artinya selalu berpindah dengan aturan keelektronegatifan.
10.16. Ikatan pada molekul berilium hibrida (BeH2) bersifat polar, tetapi momen dipol molekulnya adalah nol. Jelaskan !
Jawab : Karena arahnya berlawanan dalam molekul BeH2 yang linear, sehingga momen dipolnya akan saling meniadakan
10.17. Merujuk pada tabel 10.3, urutkan molekul - molekul tersebut menurut urutan meningkatnya momen dipol. H2O, H2S, H2Te, H2Se
Jawab : Berdasarkan keelektronegatifan atom pasangan dari atom hidrogen, maka diurutkan dari Te, Se, S, O. Sehingga urutannya menjadi H2Te, H2Se, H2S, H2O
10.18. Momen dipol hidrogen halida menurun dari HF ke HI (lihat tabel 10.3). Jelaskan kecenderungan ini.
Jawab: Melihat dari keelektronegatifannya. Semakin rendah keelektronegatifannya, maka semakin kecil momen dipolnya. Dalam hal ini keelektonegatifan I lebih kecil dari F. Sehingga momen dipol menurun dari HF ke HI.
10.19. Susunlah molekul - molekul berikut menurut urutan meningkatnya momen dipol: H2O, CBr4, H2S, HF, NH3, CO2
Jawab: HF, H2O, CO2, NH3, H2S, CBr4. Dilihat dari selisih elektronegatif antar dua atom.
10.20. Apakah molekul OCS memiliki momen dipol lebih besar atau lebih kecil dibandingkan CS2?
Jawab : lebih tinggi karena keelektronegatifan OCS lebih tinggi dari CS2 yang mana untuk CS2, unsur C dan S memiliki elektronegatifan yang sama, berbeda dengan OCS.
10.21. Manakah di antara molekul - molekul berikut yang memiliki momen dipol lebih besar ? Lihat Gambar pada nomor 10.21 hal 326.
Jawab : Pada pilihan a, ikatan tidaklah identik antara kanan dan kiri. Urutan keelektronegatifan dimulai dari Br, C, H. Karena ikatan yang tidak identik, maka ikatan tidaklah saling meniadakan. Sedangkan pada poin b, ikatan identik sehingga saling meniadakan. Sehingga yang memiliki momen dipol lebih besar adalah poin a.
10.22. Urutkan senyawa - senyawa berikut menurut urutan meningkatnya momen dipol ! Lihat gambar pada nomor 10.22
Jawab : b = d < c < a. Dilihat dari bentuknya. a adalah yang terbesar karena unsur terletak pada posisi bersisian bukan bersebrangan. Selanjutnya c karena bersebrangan namun unsur di atas hexapiramid tidaklah terletak di ujung - ujung hexapiramid sehingga tidak saling meniadakan. Sedangkan b dan d adalah sama karena terletak dengan posisi bersebrangan sehingga saling meniadakan dan jumlahnya nol.
10.23. Apa yang dimaksud dengan teori ikatan valensi ? Bagaimana teori ini berbeda dengan konsep Lewis tentang ikatan kimia?
Jawab : Teori ikatan valensi mengasumsikan bahwa elektron - elektron dalam molekul menempati orbital - orbital atom dari masing - masing atom. Teori ikatan valensi memberikan gambaran yang lebih jelas tentang ikatan kimia daripada teori Lewis.
Komentar
Posting Komentar