Orbital Molecul Theory: 10th Chapter of Fundamental Chemistry By Raymond Chang At 327th Page

 10.43. Apa yang dimaksud dengan teori orbital molekul? Bagaimana teori ini berbeda dengan teori ikatan valensi?

Jawab: Teori orbital molekul adalah teori yang dihasilkan dari interaksi orbital-orbital atom dari atom - atom yang berikatan dan yang terkait dengan molekul secara keseluruhan. Sedangkan teori ikatan valensi hanya dapat menjelaskan geometri yang diramalkan oleh model TPEKV. Tetapi, asumsi bahwa elektron - elektron dalam suatu molekul menempati orbital - orbital atom pada masing - masing atom hanya dapat berupa hampiran, karena setiap elektron ikatan dalam suatu molekul harus berada dalam suatu orbital yang mencirikan molekul secara keseluruhan dan ini hanya dapat dijelaskan dengan teori orbital molekul.


10.44. Definisikan istilah - istilah berikut : orbital molekul ikatan, orbital molekul antiikatan, orbital molekul pi, orbital molekul sigma.

Jawab: 

- Orbital molekul ikatan memiliki energi yang lebih rendah dan kestabilan yang lebih besar dibandingkan dengan orbital atom pembentuknya.

-Orbital molekul antiikatan memiliki energi yang lebih tinggi dan kestabilan yang lebih rendah dibandingkan dengan orbital - orbital atom pembentuknya.

- Orbital molekul pi, kerapatan elektron terkosentrasi di atas dan di bawah garis imajiner yang menghubungkan kedua inti atom yang berikatan.

-Orbital molekul sigma, kerapatan elektron terkosentrasi secara simetris di seputar garis antara kedua inti atom - atom yang berikatan.


10.46. Jelaskan pentingnya orde ikatan. Dapatkah orde ikatan digunakan untuk perbandingan kuantitatif kekuatan ikatan kimia?

Jawab: Orde ikatan menyatakan kekuatan suatu ikatan. Orde ikatan dapat digunakan hanya secara kualitatif sebagai bahan pembanding.


Komentar

Postingan Populer